In: Seksologi
3 Nov 2011
Tahukah Anda bahwa melakukan hubungan seks dengan suami/istri ternyata memberikan banyak manfaat. Menurut pakar psikolog dan terapi seks, Joy Davidson, PhD mengatakan “Tidak dipungkiri seks dapat di temua di media apapun. Namun, kenyataan bahwa kita adalah vital dan seksual masih menjadi hal yang tabu. Menjadi tantangan tersendiri untuk membuka mata kita bahwa aktifitas seksual yang kita lakukan dengan pasangan dapat meningkatkan kualitas dan kesehatan hidup kita”. Nah, berikut ini adalah berbagai manfaat hubungan seksual untuk kesehatan yang dirangkum menjadi 13 manfaat ditinjau dari kedokteran menurut Joy Davidson, PhD. Baca artikel selengkapnya »
Nyeri saat berhubungan seks dalam istilah kedokteran dikenal sebagai dyspareunia (Painful intercourse). Keluhan ini biasanya seperti rasa terbakar, tajam atau seperti kram saat menstruasi. Walaupun kondisi ini bisa terjadi pada pria, namun kebanyakan wanita yang sering mengalami hal ini. Keluhan nyeri pada wanita saat berhubungan seks ini terdapat di daerah sekitar vagina, klitoris dan labia (bibir vagina). Baca artikel selengkapnya »
Selaput dara telah lama di jadikan sebagai tanda keperawanan wanita. Kepercayaan yang mengatakan bahwa karena selaput dara menghalangi bagian depan vagina, maka harus tetap berada di situ selama wanita tersebut tidak melakukan hubungan seks sangat di besar-besarkan, terutama dalam kebudayaan di mana keperawanan wanita sangat di hargai.
Namun, menjadi fakta ilmiah bahwa selaput dara dapat terpisah karena alasan-alasan yang tidak ada hubungannya dengan hubungan seksual. Selaput ini dapat terkoyak bila tubuh di regangkan secara berlebihan. Selaput dara yang tidak utuh bukan merupakan indikasi pasti pernah melakukan hubungan seksual. Berikut ini sedikit penjelasan mengenai selaput dara. Baca artikel selengkapnya »
In: Seksologi
10 Jul 2010
Saya yakin, Anda semua pasti sudah akrab atau mengenal dengan istilah having sex maupun making love. Having sex dan Making Love (ML) adalah istlah yang sama-sama digunakan untuk menyatakan suatu aktivitas seks yang sama, namun keduanya konteks yang berbeda. Kebanyakan kita, khususnya di Indonesia sering sekali menggunakan istilah ML dalam menjelaskan suatu hubungan intim dengan pasangan, baik aktivitas seks yang dilakukan oleh pasangan mesum atau pasangan non-pacaran, pasanagan pacaran, maupun pasangan yang menikah.
Apakah kedua aktivitas seks tersebut sama identik? Jawabanya adalah Tidak! Berikut ini sedikit penjelasan istilah having seks dan making love tersebut agar tidak lagi menimbulkan kekeliruan : Baca artikel selengkapnya »
In: Seksologi
2 Mar 2010Setiap pasutri menikmati percintaan dengan segala kesiapan baik pikiran maupun fisiknya. Dan pada saat bersamaan, mereka ingin saling menyeimbangkan gairah di ranjang untuk memastikan kepuasan bercinta. Adanya emosi, mood, dan pikiran yang sedang berkecamuk ternyata mampu memengaruhi semangat (gairah) seks pasangan anda. Bagaimana cara mengatasinya agar istri anda kembali bergairah untuk berhubungan seks? Simak pemaparan berikut ini.
Sebuah kajian terbaru menunjukkan bahwa wanita dengan kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ) tinggi memiliki cerita seks yang lebih baik. Mereka pun merasakan lebih banyak orgasme daripada wanita dengan EQ lebih rendah yang tak jarang mengalami gangguan orgasme.