Kenali dan Hindari Ancaman Kanker Serviks

In: Kesehatan Reproduksi

22 Jul 2010
Waspadai!!! Kanker Serviks, Pembunuh Wanita No. 1 Dunia

Kanker serviksDi dunia, setiap 2 menit, seorang wanita meninggal akibat kanker serviks, di Indonesia, setiap 1 jam (Ferlay J et al. Globocan 2002. IARC 2004). Sementara ketidaktahuan para wanita akan ancaman kanker serviks juga turut membantu banyaknya wanita yang meninggal akibat penyakit ini.

Menurut survei dengan melibatkan 5.423 wanita Asia yang dilakukan pada 9 negara, termasuk Indonesia, terbukti hanya 2 persen wanita yang mengetahui bahwa infeksi HPV (Human Papillomavirus) merupakan penyebab kanker serviks. Jadi pengetahuan perempuan mengenai penyebab kanker serviks masih sangat minim.

Ditemui di acara Seminar/Workshop – Deteksi Dini & Penanggulangan Kanker Pada Anak & Perempuan di Kuningan, Minggu (03/05), Dr. Laila Nuranna, dr, SpOG(K), Kepala Divisi Onkologi Ginekologi Departemen Obstetri–Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia–RSCM mengatakan, masyarakat awam yang sering ia temui masih belum memahami perbedaan kanker pada leher rahim dan kanker rahim.

Perlu diketahui pula, bahwa setelah tes kanker pada leher rahim, belum tentu seseorang itu terbebas dari kista atau myom. Adapun perbedaan dari kanker leher rahim dan kanker badan rahim adalah:

Ciri-ciri Kanker Leher Rahim (serviks)

  • Berada di bagian depan rahim
  • Keluhan: Perdarahan, keputihan, nyeri panggul
  • Bisa ditularkan pada mereka yang sudah aktif secara seksual
  • Tidak berdasarkan keturunan, tapi karena virus HPV (Human Papilloma Virus)
  • Bisa dideteksi dengan tes PAP (PAP Smear) dan tes IVA
  • Vaksinasi HPV

Ciri-ciri Kanker Badan Rahim

  • Keluhan: Perdarahan
  • Biasanya terjadi pada wanita di atas usia menopause
  • Bisa terjadi pada keturunan
  • Dideteksi dengan USG
  • Tak ada vaksinasi untuk mencegah penyakit ini

Dijelaskan lebih lanjut oleh Laila, terdapat sekitar 200 tipe HPV yang sudah teridentifikasi, dan terdapat 100 tipe HPV yang dapat menginfeksi manusia. Dari jumlah tersebut, 30 tipe HPV bertarget ke organ kelamin. Sebanyak 15 tipe tergolong onkogenik atau dapat menyebakan kanker serviks.

Seperti dilaporkan oleh Bosch, pada tahun 2002 ditemukan bahwa HPV tipe 16 dan 18 menyebabkan kanker serviks sebanyak 70 persen. Tipe onkogenik lainnya yaitu tipe 45, 31, 33, 52, dan lain-lain. Tipe low-risk (yang tidak menyebabkan kanker dan hanya menyebabkan kutil kelamin yang jinak) adalah tipe 6, 11, 42,43, 44.

Adapun beberapa faktor risiko yang meningkatkan seorang wanita terkena kanker serviks adalah:

  • Wanita yang menikah muda (di bawah 20 tahun)
  • Memiliki partner seksual lebih dari satu (pelaku seks bebas, pelacuran memiliki potensi besar terkena kanker serviks)
  • Infeksi menular seksual
  • Merokok, Mengkonsumsi minuman beralkohol dan narkoba
  • Defisiensi vitamin A, C, dan E.

Namun, ini tak menutup kemungkinan penularan terjadi pada wanita yang melakukan hubungan seksual dengan satu pasangan saja, masih terdapat faktor-faktor lain yang bisa menularkan virus HPV. Antara lain jika kita duduk di toilet umum yang sebelumnya diduduki oleh penderita kanker serviks.

Oleh sebab itu, Dr. Laila menyatakan bahwa adalah lebih aman untuk buang air di toilet jongkok. Sementara pada pria, HPV bisa menyebabkan kanker mulut, kutil kelamin, kanker penis, dan dubur.

Kebanyakan infeksi HPV berlangsung tanpa gejala, sehingga kebanyakan wanita tak akan menyadari dirinya sedang terinfeksi HPV. Adapun gejala kanker leher rahim adalah;

  1. Perdarahan vagina (namun tak berarti seorang wanita yang mengalami perdarahan terkena kanker leher rahim)
  2. Keputihan bercampur darah dan berbau
  3. Nyeri panggul
  4. Tidak dapat buang air kecil

Maka adanya deteksi sejak dini amatlah penting. Jika kanker serviks ditemukan dalam tahap pra kanker, maka masih terdapat potensi untuk kesembuhan. Tes yang bisa dilakukan untuk mengetahui kemungkinan kanker serviks adalah dengan melakukan tes Pap (mengambil lendir dari serviks untuk dites di laboratorium), tes HPV-DNA (tes biomolekuler), Kolposkopi (alat pemeriksaan berupa teropong), dan tes IVA (tes menggunakan asam asetat 3-5 persen, murah dan bisa dilakukan dengan tenaga kesehatan siapa pun yang terlatih).

Berdasarkan penelitian, terbukti bahwa vaksin yang menargetkan HPV tipe 16 dan 18 berpotensi mencegah lebih dari 70 persen kasus kanker serviks di dunia.

Diterangkannya, sesuai panduan perhimpunan dokter ahli onkologi Indonesia, vaksin HPV ditujukan untuk perempuan usia 10 tahun sampai dengan 55 tahun, dengan jadwal pemberian 3 dosis, yaitu bulan ke-0, bulan ke-1, dan bulan ke-6. Saat ini harga vaksinasi berkisar antara Rp 600.000 ke atas.

HPV sangat mudah ditularkan. Penularannya tidak harus melalui hubungan seks melainkan dapat hanya melalui kontak kulit kelamin. Kondom memang dapat mengurangi risiko penularan HPV tetapi tidak memberikan perlindungan 100 persen terhadap infeksi HPV. Sehingga setiap perempuan tetap berisiko terkena infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks. Satu-satunya cara untuk mencegah serta mengurangi penularan HPV adalah dengan menghindari kontak seksual secara bergonta-ganti pasangan.

Sumber referensi (Kanker Serviks)

5 Responses to Kenali dan Hindari Ancaman Kanker Serviks

Avatar

Kenali dan Hindari Ancaman Kanker Serviks | SekSehat.info | Gudang Segala Informasi

July 22nd, 2010 at 9:59 am

[...] Selengkapnya Tags: gaya-bercinta, jerawat, kanker-leher-rahim, kanker-serviks, kesehatan-pria, kesehatan-remaja, kesehatan-reproduksi, kesehatan-wanita, payudara, pornografi, pramugari, rahim, seks-pra-nikah, seks-wanita, seksehat-info [...]

Avatar

Arvandy

August 20th, 2010 at 3:01 pm

Kakak saya ada info menarik nich, di tetangga sebelah kabarnya ada sebuah obat herbal untuk penanganan kanker / tumor. kabarnya mereka juga bukan sembarangan obat herbal alami, karena telah banyak pasien (70%) membaik setelah mengkonsumsi obat herbal tersebut. Dan saat ini obat tersebut telah mengantongi ijin dari PBPOM sejak tahun 2004 dan mendapatkan sertifikat dari orang Amrik sana, sebagai obat kanker yang diakui.

Untuk lebih jelasnya kawan2 bisa mendapatkan informasinya di sini http://www.cancerhelps.com/kanker-serviks.html

Avatar

admin

August 22nd, 2010 at 2:01 am

@Arvandy: Terima aksih buat informasinya, sbg bisa membantu sodara-sodara kita yang membutuhkan pengobatan alternatif untuk penyakit kanker serviks.

Avatar

cintabatik

October 12th, 2010 at 2:44 pm

Ih.. serem juga ya…

Avatar

reny

March 14th, 2011 at 9:23 am

usia saya 23 thn,sudah 1 bulan ini saya mengalami keputihan yang berlebihan dimulai dengan warna kuning lalu sekarang berubah menjadi hijau dan menimbulkan gatal2 serta butira2 putih yg menyebabkan rasa gatal tersebut, mohon arahannya untuk menanggulangi keputihan yg saya alami dan termasuk ke dalam gejala apa keputihan tersebut..terimakasih

Comment Form

Sponsored Links

  • dede: apakah masuknya jari tengah ke vagina bs meribek selaput darah? kalo tidak knp ad darah keluar setel [...]
  • rangga: saya mau tanya, apakah masuknya jari tengah k dalam vagina bs merobek selaput darah? kalo tidak men [...]
  • az12: itulah akibat dari pada pendidikan seks usia dini, teori tanpa praktek gak afdol kan. makanya banyak [...]
  • admin: @layraa Viiansaa Kheiil Silahkan baca lagi jawaban dan komentar dari salah satu pembaca kami disini: [...]
  • layraa Viiansaa Kheiil: syaa mauu nanyakk nichh .. Syaa prnaa tapii kepala peniss nya saja yg msuk . Tpi tidakk mengeluark [...]

Site Stats