Nyeri saat berhubungan seks dalam istilah kedokteran dikenal sebagai dyspareunia (Painful intercourse). Keluhan ini biasanya seperti rasa terbakar, tajam atau seperti kram saat menstruasi. Walaupun kondisi ini bisa terjadi pada pria, namun kebanyakan wanita yang sering mengalami hal ini. Keluhan nyeri pada wanita saat berhubungan seks ini terdapat di daerah sekitar vagina, klitoris dan labia (bibir vagina). Baca artikel selengkapnya »
Tinggal di daerah tropis yang panas membuat kita sering berkeringat. Keringat ini membuat tubuh kita lembab, terutama pada area organ seksual dan reproduksi yang tertutup dan berlipat. Akibatnya bakteri mudah berkembang biak yang mengakibatkan terganggunya eksosistem di organ seksual -vagina- sehingga menimbulkan bau tak sedap serta infeksi. Untuk itulah sangat dianjurkan bagi kaum hawa untuk menjaga keseimbangan ekosistem organ seksual dan reproduksi. Baca artikel selengkapnya »
In: Pasutri
13 Nov 2010Sudah bukan rahasia lagi, kita tahu wanita pada umumnya tidak mudah menikmati hubungan seksual dibandingkan kaum adam. Para kaum hawa ini terkadang juga sulit mendapatkan kepuasan seksual/orgasme. Namun demikian, sebuah survey menunjukkan suatu hasil adanya usia terbaik wanita untuk menikmati seks. Usia berapakah itu? Baca artikel selengkapnya »
Selaput dara telah lama di jadikan sebagai tanda keperawanan wanita. Kepercayaan yang mengatakan bahwa karena selaput dara menghalangi bagian depan vagina, maka harus tetap berada di situ selama wanita tersebut tidak melakukan hubungan seks sangat di besar-besarkan, terutama dalam kebudayaan di mana keperawanan wanita sangat di hargai.
Namun, menjadi fakta ilmiah bahwa selaput dara dapat terpisah karena alasan-alasan yang tidak ada hubungannya dengan hubungan seksual. Selaput ini dapat terkoyak bila tubuh di regangkan secara berlebihan. Selaput dara yang tidak utuh bukan merupakan indikasi pasti pernah melakukan hubungan seksual. Berikut ini sedikit penjelasan mengenai selaput dara. Baca artikel selengkapnya »
Ketika dilahirkan normalnya seorang anak wanita telah mempunyai organ reproduksi yang lengkap, akan tetapi belum berfungsi sepenuhnya dengan sempurna. Organ reproduksi akan berfungsi sepenuhnya saat seorang wanita telah memasuki masa pubertas, dimana ditandai dengan perubahan-perubahan pada organ seks, seperti pembesaran payudara, pinggul dan keluar darah haid (menstruasi).
Baca artikel selengkapnya »