Mitos bahwa remaja kita kebal dari perilaku seks bebas ternyata sudah mulai pudar. Beberapa penelitian perilaku seksual remaja menyebutkan, dari tahun ke tahun terjadi peningkatan angka remaja yang sudah pernah berhubungan seks.
Di Jakarta, menurut Riset Strategi Nasional Kesehatan Remaja yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan tahun 2005 menyebutkan 5,3 persen pelajar SMA di Jakarta pernah berhubungan seks.
Survei yang dilakukan BKKBN tahun 2008 menyebut 63 persen remaja di beberapa kota besar di Indonesia telah melakukan seks pra nikah. Dari hasil survei yang dilakukan Annisa Foundation tahun 2006 ditemukan 42,3 persen remaja SMP dan SMA di Cianjur, Jawa Barat, pernah berhubungan seks.
Baca artikel selengkapnya »
KapanLagi.com – Peranan orang tua sangat diperlukan untuk mencegah para remaja melakukan hubungan seks pra nikah (di luar nikah).
“Peran orang tua itu sangat penting untuk membina dan mengawasi anak-anak mereka yang masih berusia remaja,” kata Sosiolog Prof. Dr. Badarudin, MA di Medan, Minggu (24/05).
Hal tersebut dikatakannya ketika diminta komentarnya mengenai 52% remaja pernah melakukan hubungan seks pra nikah.
Sebelumnya, Kepala BKKBN Pusat, Sugiri Syarif saat memberikan kuliah umum bagi mahasiswa di Unimed, Rabu,(13/5) mengatakan, sebanyak 52% remaja di Kota Medan mengaku pernah berhubungan seks di luar nikah.
In: Hot News
24 Dec 2009Mengutip dari harian Surya, Sebagian remaja dan mahasiswa di Jawa Timur (Jatim) sudah berhubungan badan sebelum menikah. Beberapa di antara mereka terpaksa menikah belum cukup umur dan ada juga yang melakukan aborsi.
Hasil-hasil survei yang ‘mengerikan’ itulah antara lain yang mendorong pihak BKKBN Jatim mendirikan PIK-KRM (Pusat Informasi dan Konsultasi Kesehatan Reproduksi Mahasiswa) dengan menggandeng 50 PTN/PTS se Jatim.
Kepala BKKBN Jatim Muhammad Is, Kamis (30/7), mengatakan, PIK-KRM baru ada di Jatim. Pilot project ini kalau berhasil, akan diterapkan secara nasional.
Di Surabaya, PIK-KRM akan didirikan di sejumlah PT, antara lain di Unair, Untag, Unitomo, dan ITS. “Mahasiswa jadi sasaran, karena ada indikasi meningkatnya penyimpangan perilaku seksual di kalangan mereka,” jelas Is, usai Temu Remaja 2009.