In: Tips Seks Sehat
6 May 2010
Tingkat gairah seks (libido) setiap orang berbeda. Hal ini ditentukan terutama oleh kadar testosterone dalam tubuh. Berbagai hal dapat menyebabkan penurunan libido pada manusia. Penyebab tersering antara lain adanya gangguan kesehatan seperti diabetes militus, adanya gangguan organ seks, sampai adanya stress psikis. Banyak orang berpikir bahwa satu-satu cara untuk meningkatkan libido adalah melalui penggunaan ‘obat kuat’. Padahal banyak cara yang lebih mudah dan tentunya lebih sehat dan aman untuk hal yang satu ini. Cara apa saja yang dapat dilakukan?
Baca artikel selengkapnya »
Banyak kalangan masayarakat yang masih beranggapan akan bahaya melakukan hubungan seks selama masa kehamilan. Diantara mereka berada pada keraguan, apakah hubungan seks yang dilakukan selama kehamilan tersebut benar-benar berbahaya terhadap kandungan dan janin ataukan tidak.
Sementara itu, di kalangan ibu/wanita sendiri masih banyak yang risau dan salah paham tentang seks semasa kehamilan, sebagian beranggapan seks yang dilakukan selama kehamilan bisa menyebabkan infeksi atau membahayakan kandungannya. Mungkin anda juga termasuk diantara ibu/wanita yang masih merisaukan hal ini. Benarkah hubungan seksual semasa kehamilan berbahaya bagi janin? Bolehkan melakukan hubungan seks selama kehamilan? Silakan anda simak artikel berikut.
Baca artikel selengkapnya »
Ejakulasi dini merupakan disfungsi seksual yang banyak dialami pria, di samping disfungsi ereksi. Tetapi pada awalnya banyak pria yang mengalami ejakulasi dini tidak menyadari bahwa itu termasuk gangguan fungsi seksual. Mereka hanya merasa dan mengeluh pada dirinya sendiri, mengapa ejakulasinya terlampau cepat terjadi. Bahkan ketika pasangannya mengeluh, mungkin mereka hanya menjawab bahwa memang begitu keadaannya.
Menurut informasi yang ada, sekitar 50% keluhan ejakulasi dini terjadi pada kaum muda dan 1 dari 3 pria dewasa melaporkan bahwa ejakulasi mereka lebih cepat daripada yang mereka harapkan. Pada pria yang telah menikah, 30-40 % mengalami ejakulasi dini. Banyak pria yang akhirnya mengalami kesulitan dalam mencapai dan mempertahankan ereksi juga diawali dari kondisi ejakulasi dini yang lama dan tidak diobati.
In: Pasutri
3 Mar 2010
Frekuensi berhubungan seks? mendengar pertanyaan ini yang terlintas dibenak kebanyakan orang terutama kaum adam adalah semakin tinggi (sering) frekuensi ngeseks maka akan terlihat semakin kuat dan perkasa. Atau anggapan sebagian besar orang bahwa hubungan intim yang dilakukan setiap hari bagus untuk kesehatan, ternyata perlu sedikit dirluruskan, apakah frekuensi yang terlalu sering itu lebih bagus?. Sebenarnya berapa kali hubungan seksual yang ideal dilakukan oleh pasangan suami istri dalam setahun?
Seperti dikutip dari Health24, Kamis (4/3/2010) rata-rata orang melakukan hubungan seks sebanyak 96 kali dalam setahun, yaitu rata-rata sebanyak dua kali dalam seminggu.
Dari hasil survei yang dilakukan BKKBN tahun 2008 menyatakan 63 persen remaja di beberapa kota besar di Indonesia telah melakukan seks pranikah. Dua tahun sebelumnya, survei yang dilakukan Annisa Foundation menemukan bahwa 42,3 persen remaja SMP dan SMA di Cianjur, Jawa Barat, pernah berhubungan seks.
Survei yang dilakukan belakangan ini terhadap sejumlah remaja perempuan juga membuktikan bahwa seks di antara mereka dilakukan tanpa paksaan, dan didasari atas suka sama suka.
”Mereka tidak sadar akan konsekuensi seks di usia muda. Saat usia belasan tahun, rahim masih amat rentan dengan berbagai virus dan kuman. Sehingga human papilloma virus (HPV) yang merupakan cikal bakal kanker serviks bisa masuk dan menyerang mereka,” papar dr Boy Abidin SpOG, dalam peluncuran kampanye I Know di Club XXI Djakarta Theatre, Senin (18/1/2010) lalu.
Baca artikel selengkapnya »