Variasi Posisi Seks Dalam Pandangan Islam

In: Pasutri

8 May 2010

Satu hal lagi yang menambah kenikmatan dalam hubungan intim suami istri agar mencapai orgasme, yaitu posisi bersetubuh (sex positions). Kebetulan Islam sendiri memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada pemeluknya untuk mencoba berbagai variasi posisi dalam berhubungan seks. Satu-satunya ketentuan yang diatur syariat hanyalah, semua posisi seks itu tetap dilakukan pada satu jalan, yaitu farji. Bukan yang lainnya.

Allah SWT berfirman, “Istri-istrimu adalah tempat bercocok tanammu, datangilah ia dari arah manapun yang kalian kehendaki.” QS. Al-Baqarah (2:223).

1. Posisi Ijba’ (Doggy Style)

Menurut ahli tafsir, ayat ini turun sehubungan dengan kejadian di Madinah. Suatu ketika beberapa wanita Madinah yang menikah dengan kaum muhajirin mengadu kepada Rasulullah SAW, karena suami-suami mereka ingin melakukan hubungan seks dalam posisi ijba’ atau tajbiyah.

Ijba’ (Doggy style) adalah posisi seks dimana lelaki mendatangi farji (vagina) perempuan dari arah belakang. Yang menjadi persoalan, para wanita Madinah itu pernah mendengar perempuan-perempuan Yahudi mengatakan, barangsiapa yang berjima’ dengan cara ijba’ maka anaknya kelak akan bermata juling. Lalu turunlah ayat tersebut.

2. Variasi Posisi Seks yang Lain

Lalu bagaimana dengan variasi posisi seks yang lain?

Terkait dengan ayat 233 Surah Al-Baqarah diatas, Imam Nawawi menjelaskan, “Ayat tersebut menunjukan diperbolehkannya menyetubuhi wanita dari depan atau belakang, dengan cara menindih atau bertelungkup. Adapun menyetubuhi melalui dubur tidak diperbolehkan, karena itu bukan lokasi bercocok tanam.” Bercocok tanam yang dimaksud adalah berketurunan.

Muhammad Syamsul Haqqil Azhim Abadi dalam ‘Aunul Ma’bud menambahkan, “Kata ladang (hartsun) yang disebut dalam Al-Quran menunjukkan, wanita boleh digauli dengan cara apapun : berbaring, berdiri atau duduk, dan menghadap atau membelakangi..”

Demikianlah, Islam, sebagai agama rahmatan lil ‘alamin, lagi-lagi terbukti memiliki ajaran yang sangat lengkap dan seksama dalam membimbing umatnya mengarungi samudera kehidupan. Semua sisi dan potensi kehidupan dikupas tuntas serta diberi tuntunan yang detail, agar umatnya bisa tetap bersyariat seraya menjalani fitrah kemanusiannya.

(Sumber : Sutra Ungu, Panduan Berhubungan Intim Dalam Perspektif Islam, karya Abu Umar Baasyir)

Artikel Menarik Lain:

artikel seks menurut ajaran islam, posisi berhubungan intim dalam islam, posisi berjima, teknik seks di dalam islam, tuntunan sex saat istri hamil dalam islam

2 Responses to Variasi Posisi Seks Dalam Pandangan Islam

Avatar

joko

March 30th, 2011 at 12:06 am

berarti doggy style itu diperbolehkan dalam islam ya, asalkan masuk ke vagina, bukan ke pantat.
Boleh digauli dengan cara apapun asalakan kagak masuk ke pantat ya…

oke, intisarinya didapatkan. tq

Avatar

Nymph

September 13th, 2011 at 12:50 pm

lakukanlah sesuai dengan ajaran islam ,,,
dan semata-mata untuk mendapat ridha-Nya …

Comment Form

Sponsored Links

  • dede: apakah masuknya jari tengah ke vagina bs meribek selaput darah? kalo tidak knp ad darah keluar setel [...]
  • rangga: saya mau tanya, apakah masuknya jari tengah k dalam vagina bs merobek selaput darah? kalo tidak men [...]
  • az12: itulah akibat dari pada pendidikan seks usia dini, teori tanpa praktek gak afdol kan. makanya banyak [...]
  • admin: @layraa Viiansaa Kheiil Silahkan baca lagi jawaban dan komentar dari salah satu pembaca kami disini: [...]
  • layraa Viiansaa Kheiil: syaa mauu nanyakk nichh .. Syaa prnaa tapii kepala peniss nya saja yg msuk . Tpi tidakk mengeluark [...]

Site Stats